Print

Gambaran Umum

Perkembangan inflasi di setiap daerah saat ini telah menjadi issue yang sangat penting, sebab  nilai inflasi  pada suatu daerah menggambarkan keadaan perekonomian daerah dimaksud
 
Badan Pusat Statistik memasukkan tiga kategori inflasi. Pertama inflasi inti (core inflation) yaitu inflasi komoditas yang perkembangan harganya dipengaruhi perkembangan ekonomi secara umum yang akan berdampak pada perubahan harga-harga secara umum dan lebih bersifat permanen.
Kedua, inflasi makanan yang bergejolak (volatile food inflation) yakni inflasi kelompok komoditas bahan makanan yang perkembangan harganya sangat bergejolak karena faktor-faktor tertentu. Ada 61 komoditas dalam kategori ini seperti beras, daging sapi, sayur mayur, buah-buahan dan lain-lain
 
Ketiga, inflasi harga yang diatur (administered price inflation) yakni inflasi kelompok komoditas yang perkembangan harganya diatur pemerintah, seperti BBM, TTL dan lain-lain. Ada 22 komoditas dalam kategori ini.
 
Secara umum, BPS mengelompokkan 744 komoditas dalam perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) ke dalam tujuh kelompok barang dan jasa yakni : bahan makanan; makanan jadi, minuman rokok dan tembakau; perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar; sandang; kesehatan; pendidikan; transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.
 
Karakter inflasi di Kota Probolinggo banyak dipengaruhi oleh faktor kejutan (shock), sebgaimana diketahui bahwa Kota Probolinggo lebih berperan sebagai tempat pemasaran komoditi-komoditi dari daerah lain yang terdekat, sebab produksi berbagai komoditi barang maupun jasa yang ada di Kota Probolinggo tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Di samping itu, tekanan inflasi juga dapat berupa kenaikan harga komoditi yang ditetapkan pemerintah seperti kenaikan BBM, Tarif Tenaga Listrik, LPG maupun tarif air PDAM. Luasnya kategori komoditas yang diperhitungakan tersebut menunjukkan betapa krusialnya fungsi pengelolaan inflasi di setiap daerah. Inflasi rendah dan stabil merupakan prasyarat bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
 
Oleh karena itu peran TPID Kota Probolinggo sangatlah penting dalam menstabilkan laju inflasi di Kota Probolinggo melalui pelaksanaan  program/kegiatan pada SKPD terkait, dan juga berkoordinasi serta melakukan rekomendasi yang disampaikan oleh Bank Indonesia Malang sebagai mitra di TPID Kota Probolinggo.

Info Harga Bahan Pokok

harga sembako suara kota
harga sembako siskaperbapo

Informasi Publik

brs

 siaran pers

Perkembangan Inflasi

Bulan TahunTingkat Inflasi
September 2018 2.88 %
Agustus 2018 3.20 %
Juli 2018 3.18 %
Juni 2018 3.12 %
Mei 2018 3.23 %
April 2018 3.41 %
Maret 2018 3.40 %
Februari 2018 3.18 %
Januari 2018 3.25 %
Desember 2017 3.61 %
Nopember 2017 3.30 %
Oktober 2017 3.58 %
September 2017 3.72 %
Agustus 2017 3.82 %
Juli 2017 3.88 %
Juni 2017 4.37 %
Mei 2017 4.33 %
April 2017 4.17 %
Maret 2017 3.61 %
Februari 2017 3.83 %